Menulis untuk keperluan akademis dan pekerjaan adalah keterampilan yang terus berkembang, dan yang paling penting, merupakan keterampilan yang praktis. Oleh karena itu, tidak selalu mudah untuk mengembangkan keterampilan ini hanya dengan menulis sendiri. Idealnya, Anda membutuhkan banyak umpan balik dari tutor, teman, dan rekan kerja, serta banyak latihan menulis, untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan Anda.
Jika Anda benar-benar ingin mengembangkan tulisan Anda secara mandiri, ada beberapa buku yang tersedia untuk membantu Anda. Sangat bermanfaat untuk merujuk pada buku-buku ini sebagai referensi, tetapi jangan biarkan mereka mendominasi. Ingatlah bahwa komunikasi dan umpan balik yang teratur, di atas segalanya, adalah kunci kesuksesan. Beberapa buku memiliki lampiran dan bagian referensi yang sangat berguna yang akan membantu Anda mengembangkan pengetahuan Anda tentang cara menyusun esai atau tugas akademis. Sayang sekali untuk mengecilkan penggunaan buku sama sekali, meskipun tidak ada buku yang akan berisi semua yang Anda butuhkan untuk menjadi penulis akademis yang sempurna (jika konsep ‘penulis sempurna’ pernah ada).
Mengapa sulit mengembangkan keterampilan menulis sendiri?
Ada beberapa alasan mengapa sulit mengembangkan keterampilan menulis sendiri. Beberapa alasan ini antara lain:
- Menulis adalah keterampilan interaktif yang bergantung pada audiens (pembaca) untuk memberikan umpan balik.
- Gaya tulisan berkembang seiring penulis membaca lebih banyak dan mendapatkan pengalaman lebih banyak.
- Menulis dapat menjadi disiplin yang sepi, demotivasi, dan tidak produktif jika dilakukan secara isolasi.
- Setiap orang mendekati menulis dengan cara yang berbeda; tidak ada ‘rumus tetap’ untuk menulis esai, disertasi, atau tesis.
- Beberapa orang merasa cemas saat menulis, atau mungkin mengalami ‘blok penulis’, merasa tidak punya hal menarik untuk dikatakan.
- Menulis adalah proses sulit bagi siapa pun yang memiliki disabilitas seperti disleksia (meskipun banyak siswa dengan disleksia adalah penulis yang baik).
Bagaimana Anda dapat mengembangkan keterampilan menulis akademis Anda?
Selain mempelajari menulis dari buku teks, ada baiknya mencoba metode-metode berikut untuk mengembangkan keterampilan Anda:
- Buat blog dan terbiasa mencatat pemikiran dan ide Anda dengan cepat – Anda mungkin mendapatkan umpan balik yang berguna dari pembaca lain, yang dapat sangat memotivasi.
- Terbiasa dengan cara berpikir, merencanakan, dan menulis draf pertama dengan cepat. Setiap draf pertama selalu bisa dipoles nanti.
- Baca banyak teks akademis dan catat beberapa ungkapan yang Anda sukai.
- Jangan mencoba menulis seperti filsuf terkenal. Namun, kejelasan dan ketertarikan adalah dua kualitas kunci yang Anda cari dalam menulis Anda.
- Jangan melihat menulis sebagai ‘rahasia’ pribadi. Terbiasa untuk berbagi dan bertukar tulisan dengan orang lain sehingga Anda dapat mendapatkan pandangan yang beragam terhadap pekerjaan Anda.
- Tidak ada yang suka dikritik. Namun, bersikaplah filosofis dan menerima kritik, dan cobalah untuk tidak terlalu menolak perubahan. Kritik awal terhadap tulisan Anda oleh teman sejawat, tutor, dan pembaca lain yang lebih berpengalaman daripada Anda akan sering membuat Anda menjadi penulis yang lebih baik dalam jangka panjang.
- Pastikan Anda tahu dengan pasti apa yang Anda tuju. Cobalah melihat contoh dan model penulisan akademis yang baik dalam disiplin Anda, baik yang ditulis oleh mahasiswa maupun spesialis. Jika Anda sedang melakukan PhD, cobalah melihat contoh tesis dalam disiplin Anda di perpustakaan universitas Anda.
- Berusaha untuk memahami genre disiplin yang Anda pilih. Akademisi dalam studi pendidikan, misalnya, akan menulis dengan cara yang sangat berbeda dari mereka dalam sastra Inggris. Jadilah jelas tentang gaya yang diperlukan ketika Anda menulis dalam mata pelajaran Anda.
- Hindari mengurangi sesi latihan menulis Anda hanya pada tes praktik IELTS. Jika Anda melakukannya, tidak banyak orang yang akan menikmati membaca pekerjaan Anda. Cobalah menulis tentang sesuatu yang menarik, dengan pemirsa yang nyata dalam pikiran, dan dengan cara yang Anda kira mereka akan menemukan menarik.
- Jika Anda seorang penulis pascadoktoral, kirimkan makalah untuk dipublikasikan dan lihat apa yang terjadi! Meskipun makalah Anda mungkin ditolak, Anda masih akan mendapatkan umpan balik yang berguna yang akan membantu Anda di masa depan.





